SELAMAT DATANG DI BLOG REZTA MANDANI

Sabtu, 14 Januari 2012

DENGARKAH ENGKAU

Oleh Amri Hidayatulloh
Kau tahu rasannya setia tanpa pernah dicintai ?
Kau dapat saja menebak dan mengira atau mungkin Kau tak perduli
Jika saja Kau mampu merasakan rasanya
Ku yakin tak ada satupun dari Kau yang berani setia

Kau sejenak mampu tidak perduli
Kau sejenak mampu menghiraukannya
Namun rasa setia akan terus hinggap didalamku
Ya, rasa setia
Rasa yang tak pernah kau perdulikan adannya
Rasa yang tak pernah kau jadikan acuan untuk memilih
Rasa yang tak penting untuk kau pikirkan
Aku, mau saja membuangnya
Jika aku tahu bagaimana carannya
Aku, mau saja menghilangkannya
Jika saja aku tahu jalannya
Namun aku tak pernah tahu dan takkan pernah bisa
Menghilangkan setiaku
Mungkinkah kau dengar ?
Ya, kau mendengarnya, namun berpura - pura tak mau mendengarnya
Kau masih saja larut dalam pemikiran polosmu
Pemikiran yang tak sejalan dengan kenyataan
Pemikiran yang hanya mampu menyakiti seseorang
Yaitu Aku !
Dapatkah kau mendengarnya sesaat ?
Rasa ini hanya ingin menyampaikan sesuatu yang jujur kepadamu
Sesuatu yang tak akan kau dengar dari mulutku
Kalau setiaku mau dan mampu menjadikan kau yang pertama
Walaupun kau akan menganggap diriku dan setiaku sebagai yang kedua
Dalam hidupmu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar